K o l o m

Interprestasi dan Aplikasi IFRS

29-03-2012 22:44:23

Definisi istilah dalam elemen-elemen laporan keuangan

Comprehensive income (laba comprehensive).

  1. Adalah perubahan pada ekuitas (net assets) suatu entitas selama satu periode transaksi (periode akuntansi) , termasuk perubahan karena peristiwa dan keadaan lain yang berasal dari sumber-sumber non pemilik (yang bukan berasal dari investasi pemilik perusahaan).
  2. Dengan kata lain, komprehensive income mencakup seluruh perubahan aset bersih (ekuitas) selama satu periode, kecuali yang berasal dari investasi pemilik serta distribusi ke pemilik (pembagian dividen).
  3. Laba comprehensive mencakup seluruh komponen Laba atau Rugi serta Laba Komprehensive Lain yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif.

Expenses (Beban)

  1. Adalah penurunan manfaat ekonomi selama satu periode akuntansi, dalam bentuk arus keluar aset, atau penurunan aset, atau dalam bentuk terjadinya liabilitas yang mengakibatkan penurunan ekuitas, selain yang berhubungan dengan distribusi ekuitas ke pemilik (investor).
  2. Istilah beban mencakup pengertian yang sangat luas, yaitu mencakup rugi (losses) serta kategori normal dari suatu beban (expenses).
  3. IFRS berbeda dengan US GAAP dalam mendefinisikan expenses (beban). US GAAP mendefinisikan rugi (loses) sebagai elemen yang berbeda dengan expenses (beban). Rugi (loses) merepresentasikan penurunan ekuitas yang berasal dari transaksi periferal (non operasional) atau transaksi incidental.

Catatan:

Jika diperhatikan dan dicemati, persoalan akuntansi atau persoalan standar akuntansi adalah mencakup persoalan-persoalan sebagai berikut:

  1. Definisi transaksi, kesalahan pendefinisian transaksi akan berakibat pada kesalahan perlakuan akuntansi.
  2. Pengakuan transaksi, kesalahan pengakuan transaksi akan berakibat pada kesalahan pisah batas (cutoff) transaksi.
  3. Pengukuran/penilaian, kesalahan pengukuran atau penilaian transaksi akan berakitan pada kesalahan pelaporan nilai aset, utang, ekuitas, pendapatan, beban, dan laba atau rugi.
  4. Klasifikasi transaksi, kesalahan klasifikasi transaksi akan berakibat pada kesalahan pelaporan keuangan serta kesalahan interpretasi laporan keuangan.
  5. Pelaporan keuangan, kesalahan pelaporan akan berakibat pada kesalahan interpretasi laporan keuangan, atau akan membuat laporan keuangan menjadi laporan yang menyesatkan.
  6. Pengungkapan laporan keuangan, ketidakcukupan pengungkapan laporan keuangan akan membuat laporan keuangan tidak bisa difahami secara penuh, dan berakibat pada kesalahan perencanaan dan pengambilan keputusan bagi penggunanya.

Berlanjut ke tulisan berikutnya.

Sumber: Barry J. Epstein and Eva K. Jermakowicz, Interpretation and Aplication of IFRS, Wiley, 2010.

Download File Artikel

Penerimaan Mahasiswa Baru
LOGIN
Anda dapat login menggunakan nim, nip maupun username anda! Jika anda lupa dengan password anda, hubungi Administrator.



Kalender Akademik
December 2014
SuMoTuWeThFrSa
 123456
78910111213
14151617181920
21
222324252627
28293031